Februari 04, 2011

IN-SOM-NIA



IN-SOM-NIA atau ganguan susah tidur, merupakan penyakit yang berkaitan dengan faktor psikologis, kebiasaan dan tingkah laku yang dapat memicu sulitnya tidur nyenyak bahkan tidak bisa tidur sama sekali dan seringkali membuat sebagian orang yang mengalaminya sangat terganggu.Apa lagi buat mereka yang mempunyai pekerjaan atau jadwal kegiatan yang padat. Tidur terlalu malam membuat mereka jadi bangun kesiangan dan membuat mereka merasa lelah dan tidak nyaman pada pagi harinya, tergesa-gesa sampai ke tempat tujuan karena macet dan hal lainnya, sehingga pekerjaan atau aktivitas yang dikerjakan pada hari itu tidak dapat dikerjakan dengan optimal karena merasa mengantuk.

Tapi buat sebagian orang justru tidak bermasalah dengan gangguan IN-SOM-NIA ini, karena ada sebagian orang justru hanya dapat memulai pekerjaan atau aktivitasnya pada saat malam hari. saya salah satunya yang mengalami hal tersebut, seringnya kesulitan tidur setiap malamnya justru menimbulkan banyak inspirasi buat menuliskan sesuatu yang terlintas dalam pikiran mulai dari hal-hal yang tidak penting sampai hal-hal yang mungkin bisa bemanfaat bagi orang lain ataupun melakukan pekerjaan yang belum terselesaikan pada siang harinya.

IN-SOM-NIA adalah sebuah kondisi seseorang yang kesulitan untuk memulai dan mempertahankan tidur nyenyak dan nyaman . Rata-rata setiap orang ( muda / tua ) pernah mengalaminya sekali ataupun berkali-kali dalam hidupnya , yaitu saat sedang menghadapi suatu masalah dan beban perasaan yang tidak terselesaikan . Tapi , beberapa penyebab juga karena tidak teratur jam tidur, seringnya bergadang, asupan makanan yang tidak teratur, datangnya energi yang tiba-tiba, adanya beban pikiran dan perasaan serta penggunaan kafein yang berlebihan !! IN-SOM-NIA bukan suatu penyakit, tetapi merupakan suatu gejala

Ketika seseorang memikirkan sebuah masalah dan ketidaknyamanan pada dirinya, maka dia telah mengaktifkan Reticular activating (?) systemnya sehingga membuat dia terjaga dan akibat yang dimunculkan berefek ganda. Secara garis besar, IN-SOM-NIA dibagi atas :

* IN-SOM-NIA akut (acute insomnia), yaitu antara satu malam sampai beberapa minggu.
* IN-SOM-NIA kronis (chronic insomnia), yaitu bila mengalaminya selama sedikitnya tiga malam dalam seminggu dan berlangsung selama satu bulan atau lebih.

Pada kebanyakan orang, IN-SOM-NIA sebenarnya tidak secara langsung menyebabkan kematian. Namun, jika tidak dapat mengatasinya, gangguan kurang tidur bisa memicu gangguan kesehatan serius yang meningkatkan risiko stres yang berat hingga kematian, jadi jangan anggap remeh gangguan IN-SOM-NIA tersebut.

Kenali penyebabnya dan segera atasi IN-SOM-NIA sebelum IN-SOM-NIA tersebut menyebabkan gangguan secara fisik ! waspadalah !!!!

Setelah mengetahui beberapa penyebab IN-SOM-NIA sebagaimana yang telah dituliskan diatas, berikut beberapa cara mengatasi IN-SOM-NIA:

- Terapkan stress management.
Segera sadari hal-hal yang mengganggu pikiran/perasaan kemudian selesaikan sebelum akhirnya terpendam, mengendap, dan terus membayangi. Kasihani otak, berhentilah berpikir yang terlalu jauh, rumit, dan berat. Sesekali bersikap nrimo dan selalu pasrah kepada Tuhan dapat membuat hidup menjadi lebih tenang. Sempatkan juga untuk sharing atau curhat mengenai masalah yang sedang dihadapi dengan teman, saudara, dan keluarga dan minta masukan dan pendapat agar beban Anda menjadi lebih ringan.

- Perhatikan asupan makanan.
Minuman berkafein, teh dan soda wajib dihindari saat waktu tidur telah menjelang. Jika tetap ingin mengkonsumsinya, lakukan di pagi atau sore hari atau minimal 4 jam sebelum tidur. Ngemil sedikit makanan yang mengandung serotonin seperti susu, cokelat, pasta, dan keju beberapa jam sebelum tidur dapat membantu Anda lebih cepat mengantuk.

- Make yourself comfortable.
Suasana yang tenang dan tubuh yang rileks merupakan kondisi ideal untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. Pilihlah cara yang paling membuat Anda nyaman, misalnya dengan aroma terapi, mandi air hangat, melakukan yoga/meditasi, olahraga ringan, menggunakan lampu temaram, mendengarkan musik lembut, dan memakai alas tidur (sprei) yang bersih. Usahakan pula zona tidur Anda bebas gangguan TV atau telepon.

- Lakukan self-hypnosis.
Tidur memiliki 4 tahapan yang dihitung mulai Anda berbaring di tempat tidur hingga terlelap sama sekali, yaitu thinking, fantasy, hypnoidal, dan unconscious sleep. Orang yang insomnia kesulitan bertransisi dari tahap thinking ke fantasy sebab mereka terlalu lama berada pada tahap thinking, seperti flashback akan kejadian-kejadian yang dialami sepanjang hari, merencanakan apa yang harus dilakukan esok, atau hal-hal lainnya.

Efek buruknya ia akan terjebak dalam kecemasan sehingga pikirannya menjadi liar dan tidak bisa dikontrol. Jika alasan ini yang membuat Anda tidak bisa tidur, lakukancara berikut: segera rilekskan tubuh Anda; tarik nafas dalam-dalam, tahan, lalu hembuskan; lakukan gerakan menelan; putar mata Anda ke atas (kelopak mata tertutup, bola mata seolah melihat ke arah dahi) untuk meniru Rapid Eye Movement (REM) ketika Anda tertidur.

Setelah itu, mulailah masuk ke tahap fantasy dengan pasang muka bahagia lalu membayangkan yang indah-indah; atur napas Anda dengan teratur sambil terus konsentrasi mengulang kata-kata positif misalnya, rileks, indah, tenang, damai, dsb.

Usahakan untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran kita meski masalah menghimpit. Berdzikir, berdo’a dan kepasrahan kepada Yang Maha Memberi Kemudahan menjadi cara mujarab untuk membuat hati dan pikiran kita tenang. Menjelang waktu tidur, lupakan sejenak masalah yang mendera kita. Yakinlah bahwa setiap masalah ada jalan keluarnya. Allah SWT akan memberikan pertolongan bagi hambanya yang meminta tanpa putus asa.

Semoga ulasan diatas bisa membawa manfaat bagi penderita gangguan IN-SOM-NIA.


Source : Me n Intisari dari beberapa artikel


Note : Jadikan gangguan IN-SOM-NIA untuk melakukan hal yang bermanfaat !

Tidak ada komentar: