Juli 16, 2011

Malam Nisfu Sya’ban




السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sudah sejak lama saya mendengar keutamaan bulan Sya’ban dan Malam Nisfu Sya’ban, Banyak artikel2 islami yang mengulas mengenai kemuliaan bulan Sya’ban namun tidak sedikit juga yang memperdebatkan mengenai pelaksanaan amalan2 yang dilakukan pada peringatan Malam Nisfu Sya’ban ini, terutama dipertanyakannya Hadist keutamaan peringatan Malam Nisfu Sya’ban tersebut. Saya tidak akan memperdebatkan soal kemuliaan bulan Sya’ban dan Malam Nisfu Sya’ban, karena saya yakin menulis artikel apapun akan mengundang pro dan kotra bagi pembacanya, hal ini sah-sah saja dilakukan.

Tapi menyimak banyak pesan singkat*) yang datang kepada saya sejak siang tadi (disalin dibawah tulisan ini), sepertinya menarik juga bagi saya untuk mengetahui sedikit lebih jauh mengenai bulan Sya’ban tersebut, karena ini merupakan ilmu pengetahuan yang berguna bila disebarkan.

Menurut informasi 15 Sya’ban tahun ini jatuh pada tanggal 17 Juli 2011, berarti
malam Nisfu Sya’ban jatuh pada hari Sabtu 16 Juli 2011 sejak terbenamnya matahari. Nisfu artinya setengah atau seperdua, dan Sya’ban adalah bulan kedelapan dari tahun Hijriyah. Nisfu Sya’ban secara harfiyah berarti hari atau malam pertengahan bulan Sya’ban atau tanggal 15 Sya’ban. Jika merujuk ke kalender Hijriyah, Insha Allah di malam ini hari ke-15 (pertengahan) dari bulan Sya’ban.

Kebanyakan yang mempercayai kemuliaan bulan Sya’ban menganggap bahwa bulan ini adalah bulan mulia yang terlupakan. Mengapa dilupakan? Menurut pengakuan Rasulullah SAW, karena bulan Sya’ban berada di antara dua bulan yang sangat terkenal keistimewaannya. Kedua bulan dimaksud adalah bulan Rajab dan bulan Ramadhan. Bulan Rajab selalu diingat karena di dalamnya ada peristiwa dimana Rasulullah SAW ber- Isra’ Mi’raj yang diperingati dan dirayakan sedang bulan Ramadhan ditunggui kedatangannya karena bulan ini adalah bulan yang paling mulia, istimewa dan penuh magfirah di antara bulan yang ada.

Malam Nisfu Sya’ban dimuliakan oleh sebagian kaum muslimin karena pada malam itu diyakini bahwa pada malam ke-13 bulan Sya’ban Allah SWT memberikan 1/3 syafaat kepada hambanya, sedangkan pada malam ke-14 syafaat itu di berikan secara penuh. Dengan demikian, pada malam ke-15, umat islam dapat memiliki banyak sekali kebaikan sebagai penutup catatan amalnya selama setahun. Pada malam 15 bulan Sya’ban inilah semua catatan perbuatan manusia yang dicatatkan oleh dua malaikat pencatat amalan keseharian manunisa, yaitu : Raqib dan Atib akan segera dinaikkan dan diserahkan kehadapan Allah SWT. , dan pada malam itu pula catatan-catatan itu diganti dengan catatan yang baru. Karena itu para ulama menganjurkan agar pada Malam Nisfu Sya’ban kita melakukan ibadah terutama untuk memohon ampunan, rezeki dan umur yang bermanfaat dengan mendekatkan diri dan berdzikir sebanyak-banyaknya kepada Allah SWT.

Apa yang menyebabkan malam Nisfu Sya’ban ini besar artinya bagi umat Muslim ? Berikut, seperti diriwayatkan yang di alami Rasulullah SAW:

Kebesaran hari ini diterangkan oleh Rasulullah SAW. ” Malaikat Jibril mendatangiku pada malam Nisfu (15) Sya’ban, seraya berkata, ” Hai Muhammad, malam ini pintu-pintu langit dibuka. Bangunlah dan Shalatlah, angkat kepalamu dan tadahkan dua tanganmu kelangit .”

Rasulullah SAW bertanya, ” Malam apa ini Jibril ?”

Jibril menjawab. ” Malam ini dibukakan 300 pintu rahmat. Allah SWT mengampuni kesalahan orang yang tidak menyekutukan Allah SWT dengan sesuatu, kecuali tukang sihir, tukang nujum, orang bermusuhan, orang yang terus menerus minum khamar (arak atau minuman keras), terus menerus berzina, memakan riba, durhaka kepada ibu bapak, orang yang suka mengadu domba dan orang yang memutuskan silaturahim. Allah SWT tidak mengampuni mereka sampai mereka taubat dan meninggalkan kejahatan mereka itu .”

Rasulullah SAW pun keluar rumah, lalu mengerjakan shalat (sendirian) dan menangis dalam sujudnya, seraya berdoa :


.” Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu
dari azab dan siksa-Mu serta kemurkaan-Mu
Tiada kubatasi pujian-pujian kepada-Mu
sebagaimana Engkau memuji diri-Mu
Maka bagi-Mu lah segala pujia-pujian itu
Hingga Engkau rela .” (HR Abu Hurairah)

Oleh karena itu sahabatku, malam tersebut sangatlah baik untuk beribadah dan memohon ampunan (bertaubat) atas segala hal buruk yang kita lakukan, dan semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah dan mengampuni dosa-dosa dan kesalahan kita . . Amiin .

Kemudian, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang mengingatkan sesama tentang kedatangan bulan ini (Sya’ban), maka api neraka haram baginya.”

Kesimpulannya : bahwa kiranya kita semua dapat menyadari bahwa sesungguhnya bulan Sya’ban merupakan bulan persiapan untuk memasuki bulan suci Ramadhan. Persiapan itu meliputi persiapan mental dan persiapan fisik. Manusia atau umat hendaknya memasuki bulan suci Ramadhan sudah dalam keadaan iman yang mantap dan sudah dalam keadaan mendapatkan syafaat, dan sudah dalam keadaan mendapat jaminan dan pembebasan dari siksaan api neraka. Insha Allah !

Tulisan yang disarikan dari beberapa artikel ini hanyalah sekedar berbagi untuk teman2 umat muslim, semoga bermanfaat. Rasanya tidak ada salahnya memperbanyak ibadah, doa, dan bersedekah… ….Karena memberikan sesuatu yang bermanfaat adalah bagian dari amal ibadah.

Wallahu a’lam bissawab.

وَ عَلَيْكُمْ لسَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Note : Yakinilah dan lakukan semua perbuatan jika itu ada syafaat bagi diri dan sesamanya.

Source :

By Me

http://www.nu.or.id/

- http://mhs.blog.ui.ac.id/andi.taufik/2008

- http://lifestyle.kompasiana.com/catatan

- http://andy.web.id/malam-nisfu-syaban.php

- http://tausyiah275.blogsome.com/2007/08/27/malam-nisfu-syaban-bidah-kah/

*) Salinan bbrp pesan singkat berkaitan dengan saling mengingatkan datangnya Malam Nisfu Sya’ban :

Sabtu ini…..
Malam Nisfu Sya’ban
(tutupnya buku amal)

Jadi sebelum ditutup
Maafkan semua kesalahan
Terselip khilaf dalam canda
Tergores luka dalam tawa(
Ʈerbelit pilu dalam tingkah
Ʈersinggung rasa dalam bicara

Mari kita saling maaf memaafkan sebelum tiba malam Nisfu Syaban

Semoga kita tetap bersama dalam satu jembatan
Satu doa, satu tujuan
Dalam menuju ridho dan magfirah Allah SWT
Amiiin Yaa Rabb ….

Sucikan hati untuk menyambut datangnya ramadhan

Marhaban yaa ramadhan,


تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّ وَ مِنْكُمْ صِيَمَنَا وَ صِيَمَكُمْ كُلُّ عَامٍ وَ أَنْتُمْ بِخَيْرٍ

Mohon maaf lahir dan batin


--#--

buat temenku yg muslim
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ.
Informasi 15 Sya'ban jatuh pada tanggal 17 Juli 2011
(Malam Nisfu Sya'ban pd hari Sabtu tgl 16 Juli 2011 Malam Minggu sejak terbenamnya matahari)
Rasulullah bersabda: barang siapa yang mengingatkan sesama tentang kedatangan bulan ini. Maka api neraka haram baginya

BARAKALLAHUFIIKUM
Wassalam

--#--

Sebentar lagi nisfu sya'ban yang jatuh pada tgl 16juli setelah matahari terbenam (malam 17juli).. maka hari ini saya ingin berbagi dan meminta maaf..

Doa malaikat Jibril menjelang Nisfu Sya'ban;

''Ya Allah abaikanlah puasa umat nabi Muhammad SAW, apabila sebelum ramadhan dia blm :
1. Memohon maaf kpd kedua orang tua jika keduanya msh hidup,
2 Bermaaf2an antara suami-istri
3. Bermaaf2an dgn keluarga, kerabat serta orang sekitar''

maka saat itu doa malaikat Jibril diaminkan oleh Rasullulah sampai 3X, amin..amin...amin...

Karena itu saya dan keluarga mohon maaf, agar di ikhlaskan dunia akhirat jika ada salah dan khilaf.

--#--

Tanpa terasa...

15 hari itu sdh di dpn mata..
15 hari penuh berkah..
15 hari menempa kesabaran..
15 hari memperkokoh solidaritas..
15 hari mencari cintaNya..
15 hari kebaikan bernilai lipatganda...
15 hari yang bahkan Rasulullah SAW saja sudah nantikan berbulan2 sebelumnya Untuk Datangnya Bulan Yang Lebih baik Dari 1000 Bulan..........

Apalah arti berpuasa bila hati masih belum bersih..
Apalah arti shalat 5 wkt bila tali ukhuwah tak terjaga..
Apalah arti ibadah bila di antara kita masih tersimpan dengki..

Ramadhan masih beberapa minggu lagi..
BBM masih belum penuh pesan..
Tapi izinkan sejak hari ini..
Permintaan maaf kusampaikan..
Andai galau masih ada di hati..
Atau khilaf masih tersimpan..
Agar di Ramadhan nanti..
Hati ini bersih dan suci..

Semoga Allah mempertemukan kita dgn bulan Ramadhan,Amiiin nn

تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّ وَ مِنْكُمْ صِيَمَنَا وَ صِيَمَكُمْ كُلُّ عَامٍ وَ أَنْتُمْ بِخَيْرٍ

Mohon maaf lahir dan batin


--#--

شَعْبَانَ فَقُومُوا لَيْلَهَا وَصُومُوا يَوْمَهَا. فَإِنَّ اللَّهَ يَنْزِلُ فِيهَا لِغُرُوبِ الشَّمْسِ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا فَيَقُولُ أَلاَ مِنْ مُسْتَغْفِرٍ فَأَغْفِرَ لَهُ أَلاَ مُسْتَرْزِقٌ فَأَرْزُقَهُ أَلاَ مُبْتَلًى فَأُعَافِيَهُ أَلاَ كَذَا أَلاَ كَذَا حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ
“Apabila datang malam nishfu sya’ban, maka hidupkanlah malam tersebut dan berpuasalah di siang harinya. Karena ketika itu, Allah turun ke langit dunia pada malam tersebut mulai dari tenggelamnya matahari. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Siapa saja yang meminta ampunan, Aku akan mengampuninya. Siapa saja yang meminta rizki, aku pun akan memberinya. Siapa saja yang tertimpa kesulitan, Aku pun akan membebaskannya. Siapa pun yang meminta sesuatu, Aku akan mengabulkannya hingga terbit fajar”.
Rasulullah bersabda: "Barang siapa yang mengingatkan sesama tentang kedatangan bulan ini. Maka api neraka diharamkan baginya".
Selamat bermalam sa'ban & menyambut bulan romadhon....maaf lahir n bathin.

2 komentar:

Agung Samudra mengatakan...

Kemudian, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang mengingatkan sesama tentang kedatangan bulan ini (Sya’ban), maka api neraka haram baginya.”
yang ini perowinya sapa?!?!? kok belum ketemu aku ... thx B4
Wassalam

Anonim mengatakan...

Rasulullah bersabda : “Barang Siapa yang membuat-buat perkataan atas namaku, (yang sama skali) TIDAK PERNAH AKU UCAPKAN, maka hendaklah ia menyiapkan TEMPAT DUDUKNYA DI NERAKA” (Hadits Riwayat Ibnu Majah dan Ahmad bin Hambal)