September 18, 2010

Wedding Day ,,,,,,,,,, (For My best friend : Lusiana Widyanti)





Perjalanan hidup manusia tidak ada yang pernah tahu akan kemana dan bagaimana, semua yang kita impikan tidak selalu sesuai harapan yang kita mau, semua berjalan atas kehendakNYA.....hidup....mati....jodoh .... dan perjalanan hidup lainnya, tak terkecuali yang terjadi pada sahabatku (Lusiana), bertahan dalam suka duka kesendiriannya tentunya penuh dengan mimpi dan harapan yang kerap terjadi dalam lintas pikirannya, semua itu dirasakan pula pada teman-teman dekatnya.
Ya, mimpi dan harapan yang terbesar dalam pikirannya salah satunya adalah ""Menikah"", karena menurutnya itulah yang bisa membahagiakan orang tuanya, terutama ibunda tercintanya, namun ternyata yang dia impi dan harapkan tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Karena pernikahan bukanlah hal yang mudah untuk direncanakan, ya direncanakan, tapi pernikahan itu terkait cinta antara seorang laki-laki kepada wanita, perasaan yang manusiawi yang bersumber dari fitrah yang diciptakan Alloh SWT dalam jiwa manusia yaitu kematangan pikiran dan fisik manusia itu sendiri, hal itupun terjadi pada sahabatku, dimana cinta itu menurutku mengandung segala makna, diantaranya kasih sayang, keharmonisan, saling menghargai, perasaan merindu.......... disamping persiapan mental untuk menempuh kehidupan bersama dikala suka dan duka, lapang dan sempit dan persiapan mental lainnya.

Pernikahan dalam Islam merupakan sebuah kewajiban bagi yang mampu dan bagi insan manusia yang saling mencintai, karena pernikahan adalah sebuah perjanjian suci yang menjadikan Alloh SWT sebagai pemersatunya dan tidak ada yang melebihkan ikatan ini yang telah tertulis dalam Al-Qurán : "Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri , supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya , dan dijadikan-Nya diantara kamu rasa kasih sayang .Sesungguhnya pada yang demikian itu benar- benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir" (Ar Rum ayat 21)

Dengan doa dan ikhtiar yang tidak pernah putus dia lakukan dan bertahun sudah dia simpan semua rasa dan asanya menanti semua impiannya, meski dilaluinya dengan suka duka perjalanannya cintanya yang kerap salah pada pilihannya, ........Alhamdulillah, kini aku ikut lega, saatnya kebahagian menghampirimu, Insya Alloh janji saling mengikat hari ini membawa hikmah dan kebahagian tersendiri buatmu juga keluargamu, selebihnya serahkanlah semuanya padaNYA.....karena DIA yang mengatur jalanmu, Sie.......Aku turut bahagia untukmu, semoga ini semua awal dari perjalanan mimpimu.

" Luck and wishes for you, Sist .....! have a happy married life, be happy, be loving, be true n be forever. GBU "


Source : Inspired by Lusiana n Sakinah

Note : Pernikahan merupakan ikatan diantara dua insan manusia yang memiliki banyaaaaaaaaaaaaak perbedaan, bersabarlah !!

September 13, 2010

H +3 Idul Fitri 1431 H



Assalamu’alaikum wr wb

Alhamdulillah, terimakasih Ya Alloh masih diberikan kesempatan melewati nikmatnya Ramadhan, nikmatnya hari kemenangan Idul Fitri dan nikmatnya silaturahmi, akhirnya 3hari sudah semuanya berlalu.....

Begitu besar pengharapan akan rahmat, ampunan, dan surga-NYA, begitu banyaknya doa-doa dipanjatkan, jiwa-jiwa sosial ditebarkan, dan kasih sayang disebarkan dipenjuru bumi ini, berharap beribu kebaikan dari-NYA

Akankah semua yg telah dilalui dapat diterim-NYA, karena itu meskipun ada sedih di hati karena kita harus meninggalkannya, akankah kita bisa menemui lagi di tahun-tahun mendatang? Insya Alloh.....!!

Hari kemenangan yang baru saja kita lewati perlu kita maknai, apa hakikat idul fitri itu sendiri,? Hari kemenangan tidak terletak pada momentum perayaan yang sering justru berbau konsumtif, dimana semua orang memaksakan dirinya untuk merayakannya dengan berlebihan, tetapi lebih kepada kesadarannya kembali pada fitrah yang suci. Sebab, manusia selalu memiliki kecenderungan pada kebaikan dan kebenaran dengan fitrah awalnya yang bersifat alami.

Namun patuh dipertanyakan, apakah makna kegembiraan pada diri kita masing-masing sebagai individu ? Dengan memahami makna kegembiraan yang kita rasakan di hari raya, bisa kita jadikan refleksi dan evaluasi bagi kualitas keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Apakah kita telah menjadi lulusan di Universitas Ramadhan dengan predikat Cumlaude atau sebaliknya telah drop Out di awal tanpa kita sadari sebelumnya.

Karenanya,ada empat golongan kegembiraan menyambut Idul Fitri sesuai dengan tingkatannya :

Pertama, golongan kegembiraan anak-anak dalam menyambut lebaran. Dunia anak adalah dunia yang menyenangkan, dunia penuh angan-angan dan mimpi. Ketika seorang anak mendengar kata lebaran atau hari raya, yang terbesit dibenak mereka adalah baju baru, makanan lezat, berkunjung ke rumah kakek nenek, atau bertamasya ke pantai. Disini secara tidak sadar mereka menginginkan sesuatu yang sifatnya kebendaan bersifat sementara tidak faham secara filosofis arti Idul Fitri. Ini adalah kewajaran sebab sebatas itulah pemikiran mereka sebagai seorang anak.

Kedua, golongan kegembiraan yang dirasakan oleh muslim awam atau yang sering diistilahkan dengan Islam KTP. Kita tahu dan banyak fakta yang dapat kita buktikan sendiri bahwa tidak seluruhnya umat Islam di bulan Ramadhan melaksanakan ibadah yang diwajibkan oleh Allah SWT padahal hukumnya wajib bagi setiap muslim yang telah memenuhi kriteria. Contoh yang paling mendasar ibadah puasa di siang hari. Ketika kita berjalan menyusuri jalan dan pasar. Tidak sedikit kita menjumpai orang yang sedang menikmati kopi atau sekedar merokok dipagi atau siang hari di warung-warung pinggir jalan.

Kita bisa memahami jika hal tersebut dilakukan oleh Musafir atau non-Muslim. Tetapi seberapa besarkah prosentase mereka jika dibandingkan dengan warga muslim yang beraktifitas ? Mereka juga muslim (baca : Islam KTP) dan mereka juga bergembira ketika hari raya Idul Fitri telah tiba. Kegembiraan yang mereka rasakan sebenarnya tidak jauh berbeda dengan golongan pertama yaitu golongan anak-anak. Akan tetapi setingkat lebih tinggi karena factor kematangan social. Artinya kegembiraan itu tidak disebabkan adanya kebendaan semata akan tetapi ada nilai-nilai sosial yang terkandung didalamnya. Dimana lebaran diidentikkan dengan tradisi untuk mengunjungi sanak saudara untuk melepas rasa kangen setelah setahun lamanya tidak bertemu. Sehingga secara nasional di Indonesia muncul tradisi mudik yang sesungguhnya dinegara Islam di belahan bumi yang lain jarang ditemui tradisi ini.

Ketiga, golongan kegembiraan yang dirasakan oleh umat muslim yang faham dan menjalankan perintah yang telah disyariatkan di bulan Ramadhan. Meraka melakukan puasa, sholat tarawih, tadarus Qur’an, I’tikaf di Masjid, shadaqoh dan ibadah-ibadah sunnah lainnya. Akan tetapi apa yang meraka kerjakan itu masih dimaknai sebagai beban yang sangat berat bahkan merasa terbelenggu dengan beban-beban tersebut. Padahal dibulan Ramadhan hanya setan yang dibelenggu, jadi kalau ada yang merasa terbelenggu berarti meraka sama dengan ? Naudzubilla min dzalik.

Merekapun memiliki makna tersendiri tentang kegembiraan di hari raya selain memiliki kesamaan dengan golongan satu dan dua. Mereka memaknai kegembiraan itu sebagai moment terbebasnya dari kekangan, beban berat, yang dialami selama bulan Ramadhan. Sehingga ketika takbir berkumandang dan bedug ditabuh. Hati terasa plong merasa bebas dan secara tidak sadar dilampiaskan secara berlebihan sehingga pasca Ramadhan kembali kepada kondisi awal. Dimana tadarus qur’an-nya?, dimana Qiyamulailnya?, dimana sadaqahnya?. Tidak tampak lagi pasca Ramadhan sungguh ironi.

Keempat, golongan kegembiraan yang dirasakan oleh umat muslim yang faham dan menjalankan perintah di bulan Ramadhan dengan rasa Syukur. Artinya Ramadhan dimaknai sebagai momentum perubahan kualitas pribadi. Ramadhan adalah kesempatan yang langka dan belum tentu terulang kedua kalinya sehingga dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkan ampunan serta Ridho dari Allah SWT. Ibadah yang disyariatkan di bulan Ramadhan dilaksanakan dengan keikhlasan dengan semangat tinggi. Tanpa ada beban berarti dalam menjalankannya. Semua yang dilakukan semata-mata karena kecintaannya kepada Rabb-nya. Sehingga ketika tiba saatnya hari nan Fitri. Kegembiraan yang muncul adalah rasa syukur. Syukur atas kesempatan yang diberikan Allah SWT untuk merengkuh pahala sebesar-besarnya. Syukur karena diberi kesempatan untuk memperbaiki diri kualitas keimanan dan ibadah. Sehingga apa yang ia lakukan selama bulan Ramadhan menjadi bekal sebelas bulan berikutnya. Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadahnya. Baik secara pribadi (Hablum minallah) maupun kemasyarakatan (Hablun minannas)

Dari keempat golongan kegembiraan dalam menyambut hari raya Idul Fitri tersebut. Dimanakah posisi kegembiraan kita. Hanya diri kita sendiri yang tahu jawabannya. Tentunya harapan terbaik adalah kegembiraan pada golongan keempat. Mungkin Idul Fitri tahun ini belum kita miliki kegembiraan itu. Bukankah Allah telah memerintahkan kita untuk tidak berputus asa terhadap rahmatnya ??? masih ada waktu, masih ada kesempatan sadari kekurangan kita, evaluasi diri untuk menjadi manusia muslim yang baik dan berkualitas. Tidak sekedar untuk diri pribadi tetapi berkualitas bagi mahluk sosial lainnya. Insya Alloh

Akhir kata, dengan disertai berbagai keutamaan-NYA, dari dalam lubuk hati kami memohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 Hijriyah, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Wassalam

Source : me n shared with Metrolisa Info

Note : Kembali pada kesucian disimbolkan adanya maaf dari Allah yang perlu disempurnakan dengan maaf dari manusia. Dalam islam ada yang disebut hak Allah (Haqqullah) dan hak manusia (Haqqul adami).

Juli 13, 2010

Fadhilah kalimat “Laa Ilaaha illallaah”


1. Ajaran seluruh Rasul Allah

وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدُونِ\

Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya: "Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku". (Qs. 21: 25)


2. Sebaik-baik Ucapan Para Nabi

أَفْضَلُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ وَأَفْضَلُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِي لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ

Rasulullah saw bersabda:
"Do'a yang paling utama adalah do'a pada hari Arafah. Dan ucapan paling utama yang aku dan para nabi sebelumku ucapkan adalah لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ (Tiada Tuhan yang haq selain Allah tiada sekutu bagiNya)" (Hr. Malik).

3. Cabang iman tertinggi

الْإِيمَانُ بِضْعٌ وَسَبْعُونَ أَوْ بِضْعٌ وَسِتُّونَ شُعْبَةً فَأَفْضَلُهَا قَوْلُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ الْأَذَى عَنْ الطَّرِيقِ وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنْ الْإِيمَانِ

"Iman itu 77 atau 67 cabang. Cabang yang paling utama adalah la ilaha illallah, sedangkan cabang yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan, dan malu itu satu cabang dari iman" (Hr. Muslim)


4. Sebab terlindunginya jiwa dan harta

مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَكَفَرَ بِمَا يُعْبَدُ مِنْ دُونِ اللَّهِ حَرُمَ مَالُهُ وَدَمُهُ وَحِسَابُهُ عَلَى اللَّهِ

"Barang siapa yang mengucapkan la ilaha illallah dan inkar terhadap sesembahan selain Allah, maka darah dan hartanya terlindungi, sedangkan perhitungan (hisab)nya terserah Allah" (Hr. Muslim).


5. Lebih berat dibanding bumi langit seisinya.

« قال موسى : يا رب ، علمني شيئا أذكرك وأدعوك به ، قال : قل يا موسى : لا إله إلا الله ، يا موسى ، لو أن السماوات السبع وعامرهن غيري والأرضين السبع في كفة ، ولا إله إلا الله في كفة مالت قال : كل عبادك يقول هذا ، قال : قل : لا إله إلا الله ، قال : لا إله إلا أنت ، إنما أريد شيئا تخصني به ، قال : بهن لا إله إلا الله »

"Musa berkata: "Ya Rabbi, ajarilah aku sesutu untuk berdzikir dan berdoackepadaMu". Allah berfirman: "Katakan wahai Musa kalimat la ilaha illallah". Musa berkata: "Setiap hambaMu mengatakan kalimat ini". Allah berfirman: Katakanlah la ilaha illallah". Musa berkata: "Tidak ada Tiuhan yang haq selain Engkau, yang aku inginkan tidak lain adalah sesuatu yang Engkau istimewakan aku dengannya". Allah berfirman: "Wahai Musa, kalau sekiranya tuju petala langit berikut para pemakmurnya selain Aku, dan juga tuju bumi di satu daun timbangan, sedangkan la ilaha illallah berada di satu daun timbangan satunya, niscaya lebih berat la ilaha illallah". (Hr. Abu Ya'la)


6. Diperolehnya syafa'at Rasul

أَسْعَدُ النَّاسِ بِشَفَاعَتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ خَالِصًا مِنْ قَلْبِهِ أَوْ نَفْسِهِ

"Orang yang paling berbahagia mendapat syafaatku di hari kiamat adalah orang yang mengucapkan la ilaha illallah dengan ikhlas dari hatinya atau jiwanya" (Hr. Bukhari).



7. Amal penyelamat dari Neraka

مَنْ شَهِدَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ النَّارَ

"Barang siapa bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang haq selain Allah dan bahwa sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah, maka Allah haramkan neraka baginya" (Hr. Muslim).

مَا مِنْ أَحَدٍ يَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ صِدْقًا مِنْ قَلْبِهِ إِلَّا حَرَّمَهُ اللَّهُ عَلَى النَّارِ

"Tak seorangpun bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang haq selain Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah dengan jujur dari hatinya kecuali Allah haramkan ia terhadap neraka" (Hr. Bukhari).

8. Jaminan Surga

مَا مِنْ عَبْدٍ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ ثُمَّ مَاتَ عَلَى ذَلِكَ إِلَّا دَخَلَ الْجَنَّةَ

"Tak seorang pun mengatakan la ilaha illallah kemudian ia meninggal dunia
di atasnya kecuali akan masuk surga" (Hr. Bukhari).

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنِّي رَسُولُ اللَّهِ لَا يَلْقَى اللَّهَ بِهِمَا عَبْدٌ غَيْرَ شَاكٍّ فِيهِمَا إِلَّا دَخَلَ الْجَنَّةَ

"Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang haq selain Allah, dan sesungguhnya aku adalah rasul Allah. Tidaklah seseorang nanti bertemu Allah membawa dua kalimat syahadat tanpa ada keraguan terhadapnya melainkan ia masuk surge" (Hr. Muslim).



Source : by KATA HIKMAH

Note :Semoga kita juga bisa mengambil HIKMAH kalimat Laa ilaaha illallaah.

Juni 06, 2010

Friendship ..............



I miss my best friend right now, where are you guys ??????? friendship means a lot in my life other than family, friendship are..............:
A precious treasure, I want to thank you for being a part of my life....
I know I can count on you in difficult times,
I know that I can share with you happy and sad moments, and I also know that our friendship is based on mutual love
Friendship is a very special gift, I won't be able to thank you enough for it........
Thanks for filling my life with so much happines
Remember that I am always here to listen to you, to comfort you, to share your sorrow, and to celebrate your success.....
I hope that today and every day brought us love and happiness in our friendships
Ever and forever................ I miss you guys.....~,~ "


Note : True friends is a friend who was always there when happy and sad moments

Source : by Me

Juni 03, 2010

Perjalanan Malam-malam Panjangku ............


Aku tulis catatan ini ketika aku sedang merasakan sakit di tiap menjelang malamku dimana seharusnya aku lebih banyak beristirahat saja dan bisa menikmati waktu pulasku lebih banyak, tapi pada kenyataannya bertahun-tahun ku telah terampas oleh banyak rasa yang tak nyaman kurasakan saat malam hingga dini hari. Namun, tak jarang aku bawa juga tubuhku pada ruang yang kadang nyaris terlupakan. Aku terlalu banyak bermain di jaringan yang mengasyikkan yang menurutku bisa mengurangi rasa sakitku, sehingga seringkali aku terlupa punya satu ruang yang harus aku tanami dan sirami, ya....ruangku memohon padaMU dan berbagi dengan yang lain.

Sebenarnya malam ini Aku tak punya ide untuk menulis, akan tetapi saat rasa itu datang menyapaku, disertai perangkat tidurku yang menempel hampir disemua tubuh, maksudnya agar aku bisa tertidur, namun kenyataannya kata “kesendirian” menjadi lebih mendominasi, karena ketika semua rasa menyapaku dan tak banyak aktivitas yang bisa aku lakukan, banyak ingatan yang muncul di kepalaku….. ya semua gambaran perjalanan panjang kehidupanku yang berisi tentang kehidupanku sendiri. Telah banyak waktu yang kujalani dalam warna hitam dan kosong harus aku lewati, dimana aku hanya bisa berpikir dengan caraku sendiri, bertindak dengan cara yang aku anggap baik menurutku, dan mengambil semua keputusan dalam “kesendirian”ku. Kadang aku merasa terlalu egois dengan semua caraku ini sehingga tidak memandang keinginan orang lain untuk kebaikanku, hal ini membuatku banyak kehilangan semua yang aku pikirkan.

Dari gambaran yang muncul pada kehidupan panjang yang sudah kulewati, rasanya sangat tepat jika aku harus lebih banyak belajar berdamai dengan kenyataan, tidak selalu mengutamakan keinginan dan egoku sendiri untuk bertarung menghadapi hidup tetapi harus belajar mengamini duka sebagai salah satu jalan untuk mencapai kesadaran spiritual yang tinggi, belajar berserah pada banyak keadaan untuk memperkaya jiwa dan belajar lebih banyak dan .....banyak lagi untuk terus bersyukur untuk membuatku lebih bijak menjalani kehidupan ini.

Saat sakit begini dan ketika rasa sendirian ini muncul, aku teringat semua yang telah kulewati dimana rasa suka, duka, saling sapa, saling memberi kehangatan, saling memeluk dan saling berbagi semua terasakan, namun ketika aku merasa bahwa semua rasa itu menghilang aku akan kembali ke kehidupan nyataku.....dimana aku kembali lagi sendiri..... ya “kesendirian”ku.

Akhirnya dalam “kesendirian”, aku mencoba mengurai asaku kembali untuk mencapai kebahagiaanku di depan sana, dimana aku meyakini bahwa aku tidak sendiri selalu ada Engkau menemaniku ............. ya hanya doa yang bisa mengurai benang kusut di kepalaku, semoga doaku sampai pada alamat yang aku tuju, dilangit nun jauh disana dimana saat ini aku baru bisa melihatnya melalui khayalanku sendiri.

Rasa sakitku mulai menyapa kembali, membuat pola berpikirku tak beraturan, sebenarnyanya aku hanya mencoba menulis....menulis....menulis yang menurutku sebagai sebuah terapi yang membantuku mengurangi semua rasaku...... ya aku hanya mencoba mencari dengan caraku sendiri.

Ketika semua rasa mulai bergelut di sekujur tubuhku aku hanya mencoba menjadikan semua itu sebagai bahan renungan buatku sendiri dalam menjalani hidup bahwa ternyata dalam kesendirian itu tersimpan satu keindahan dan itu menjadikan aku semakin tercerahkan untuk mengarifi kehidupan.

Ini semua hanya goresan penaku saja ketika menjelang malamku............... semoga bisa membawaku tertidur dengan pulas setelah melepaskan semua kesahku............. بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ


Note : berdoalah untuk menyelami relung jiwa yang paling dalam

Source : me n inspired by One travels more usefully when alone, because he reflects more(Thomas Jefferson)

April 17, 2010

DOA AGUNG TENTANG ANAK-ANAK KITA




Anakmu bukanlah anak anakmu, mereka adalah anak-anak kehidupan,

meskia ia terlahir lewat engkau tetapi bukan dari engkau...
Engkau sanggup memberikan rumah-rumah bagi tubuhnya tetapi tidak bagi JIWAnya,
karena jiwanya akan tinggal dihari esok yang tak kan dapat engkau kunjungi meskipun lewat mimpi...
Engkau adalah busur bagi anak panah yang merenggangkan dawai melesatkan anak panah itu menuju Tuhanmu...

Syair tersebut ditulis oleh maestro pujangga yang mungkin sudah tidak asing bagi sahabat semuai dan ia terinspirasi dari beberapa naasehat agung Rasulullah shalallaahu 'alahi wa sallam :

"SAYANGILAH anak-anak kalian, KASIHANILAH kelemahannya, TEPAITILAH JANJI yang kalian berikan kepadanya, sebab mereka beranggapan bahwa rezeqi mereka ada ditangan kalian"

"Tatakala kalian memandang wajah anak-anakmu dan engkau merasa SENANG, maka engkau akan mendapatkan pahala sebagaimana pala orang yang mebebaskan budak"

" Barangsiapa MENCIUM anaknya, Allah akan menulis satu kebaikan dalam buku catatan amalnya, dan barangsiapa tak menyayangi ia tak akan disayangi"

" Seringlah MENCIUM anak kalian, sebab dengan satu ciuman, kalaian akan menaiki satu peringkat di surga, sepengetahuanku orang yang tak pernah mencium anak-anaknya adalah penghuni neraka"

" Kasih sayang kepada anak merupakan kasih sayang kepada ayah dan ibu dan Allah menganugerahkan rahmat-Nya kepada seorang hamba yang amat menyukai anak-anaknya."


Ketika Rasulullah SAW mendengar istri seorang sahabat melahirkan dan mendapati dalam kondisi cacat, Rasulullah bersabda " Sesungguhnya anakmu akan menjadi wewangian di surga"

Amirul mukminin Ali bin Abi Thalib ra berkata : "Muliakanlah keluargamu karena mereka sayapmu untuk menerbangkanmu, tempat asal untuk kepulanganmu dan tanganmu untuk mencapai keinginanmu."

Amirul mukminin Ali bin Abi Thalib berkata : "Ahsinu fi aqibi ghairukum, tuhfazhu fi aqibikum, Berbuat baiklah kamu pada anak-anak orang lain, niscaya Tuhan melindungi anak-anak kamu."

Amirul mukminin Ali Bin Abi Thalib SERING terlihat MENCIUM putra-putrinya, hingga salah seorang putri kecilnya yang usai dicium bertanya kepada beliau,
"Ayah, engkau mencintaiku ?"
lalu Ali bin Abi Thalib menjawab " "Ya",
dan sang putri bertanya kembali " Ayah, aku mengira bahwa tidak ada yang Engkau cintai selain Allah",
Imam Ali kemudian menunduk dipeluknya sang putri dan di cium kembali kening putrinya sambil berkata
"Wahai putriku, kecintaan (mahabbahj) adalah khusus bagi Allah, sementara kasih sayang (syafaqah) adalah berhubungan dengan anak-anak"

Imam Ja'far ash Shiddiq (cucu Rasulullah) berkata : Kakeku Rasulullah SAW pernah bersabda :" Allah akan mencurahkan rahmat-Nya kepada seorang ayah yang membantu anaknya agar berprilaku baik kepadanya," Seseorang bertanya kepada beliau SAW, Bagaimana cara membantunya ?" Rasulullah menjawab, "Membantu pekerjaan yang dilaksanakanya sesuai dengan kemampuanya, tidak membebani sang anak dengan pekerjaan yang melebihi kemampuanya, tidak menindasnya, dan tidak bersikap buruk padanya "

Imama Ali Zaenal Abidin (cucu Rasulullah SAW) di larutnya malam sering bermunajat kepada Allah untuk mendo'akan putra-putranya, dan berikut adalah munajat beliau yang di dokumentasikan dalam kitab shahifah as sajaddiyah :

Ya Allah ...
karuniailah aku nikmat-Mu yang sebesar-besarnya dengan menyelamatkan anak-anakku,
menjadikan mereka orang-orang yang baik dan membuatku bahagia dengan kehadiran mereka...

Ya Allah ...
Panjangkanlah usia mereka
dan tambahkanlah batas ajal mereka,
peliharalah yang masih kecil diantara mereka,
berilah kekuatan pada yang lemah
dan kesehatan pada tubuh-tubuh mereka, agama mereka serta akhlak mereka
Hindarkanlah mereka dari segala penyakit dalam
jiwa dan anggota tubuh mereka serta dalam segala urusan mereka yang memerlukan perhatianku.
Lancarkanlah rizki mereka melalui tanganku...
dan jadikanlah mereka putra-putra yang selalu berbakti, bertakwa, sehat penglihatan dan pendengaranya, taat kepada-Mu, cinta dan ikhlas kepada wali-wali-Mu...
menentang dan membenci musuh-musush-Mu

Ya Allah...
kuatkanlah dengan mereka lenganku
sempurnakanlah kekuranganku
perkuatlah kedudukanku
perindahlah sebutanku dengan mereka...
jadikanlah mereka penggantiku di saat kepergianku
dan pembantuku dalam memenuhi kebutuhanku...
dan jadikanlah mereka itu selalu mencintaiku, menyantuniku, dekat denganku,
tetap berada dijalan lurus dan selalu taat kepadaku...

Dan janganlah Kau jadikan mereka pembangkang dan pendurhaka,
penentang dan penyeleweng
dan berilah aku pertolongan-Mu dalam memperhatikan mendidik
dan berbuat baik kepada mereka
dan anugerahilah aku selain mereka putra-putra lainya
lalu jadikanlah itu sebagai tambahan kebaikan bagiku
dan pendukung segala sesuatu yang telah kumohonkan dari-Mu

Dan lindungilah aku dan keturunanku dari godaan setan terkutuk,
sebab Engkau sesungguhnya telah menciptakan kami
dan menggariskan perintah dan larangan atas kami,
mengiming-iming kami dengan pahala bagi pelaksana perintah-Mu
dan mengancamkan kepada kami hukuman atas pelanggaran larangan-Mu

Dan telah kau jadikan bagi kami musuh (setan) yang selalu memperdaya kami
Kau beri dia kekuasaan atas kami dan tidak Kau beri kami atas kekuatan atasnya,
Kau biarkan ia mendiami jiwa kami dan
Kau alirkan ia dalam saluran-saluran darah kami.
tiada pernah ia lalai bila kami lalai, tiada pernah ia lupa bila kami lupa,
selalu menghasut kami agar merasa "aman" dari hukuman-MU,
dan menjadikan kami takut kepada sesuatu selain Engkau...
Bila kami meniatkan perbuatan keji
ia perkuat keberanian kami untuk melakukanya
tapi bila kami meniatkan suatu amal kebajikan
ia berusaha memperlemah tekad kami untuk mengerjakanya
ia selalu datang menawarkan segala pembangkit hawa nafsu
dan memasukkan kami dalam perangkap syubuhat.
Setiap kali menjanjikan sesuatu
ia pasti membohongi
setiap kali mengimingi sesuatu
ia pasti tak memenuhi
dan bila TAK Kau HINDARKAN tipu dayanya bagi kami, pasti ia kan menyesatkan kami
bila tak Kau cegah godaanya terhadap kami
pasti ia kan menggelincirkan kami


Ya Allah.....
patahkanlah kekuasaanya atas kami dengan kekuasaan-MU
sehingga KAU penjarakan dan KAU jauhkan ia dari kami
dengan banyaknya do'a-do'a yang kami tujukan pada-Mu,
agar dengan penjagaan-MU itu kami terbebas dari tipu dayanya

Ya Allah.....
penuhilah semua permohonanku,
mudahkanlah pelaksanaan segala keperluanku
jangan Kau tolak memenuhinya, sedangkan Engkau telah memberiku jaminan untuk itu,
dan jangan KAU tutup pintu-MU bagi doaku, sedangkan Engkau telah memerintahkanku mengetuknya...

Dan anugerahkanlah bagiku segala sesuatu yang mendatangkan kebaikan dunia dan akhiratku,
baik yang kuingat ataupun yang kulupa, yang kulahirkan ataupun yang kusembunyikan,
yang kuumumkan atau yang kurahasiakan

Dan dengan segalanya itu,
jadikanlah aku termasuk di antara orang-orang yang berbuat kebaikan karena permohonan yang kuajukan pada-Mu,
dan juga yang beroleh keberhasilan dengan memintanya dari-Mu
yang mendapatkan karunia dariMu karena bertawakal kepada-Mu
Yang terlindungi karena melindungkan diri dibawah naungan-Mu
Jadikanlah aku orang yang beroleh laba yang besar karena "berdagang" dengan-Mu,
Yang terjaga oleh keperkasaan-MU,
Yang dilimpahi rezekinya yang halal dari karunia-MU yang luas dengan kedermawanan dan kemurahan-MU.
Juga yang terpelihara kehormatan dirinya karena menghambakannya pada-MU.
Yang diselamatkan dari akibat kezaliman dengan keadilan-MU
Yang dijauhkan dari segala bala' dengan rahmat-MU
Yang dihindarkan dari kemiskinan dengan kekayaan-MU
Yang terpelihara dari dosa dan kesalahan karena bertakwa pada-MU
yang beroleh taufiq ke arah kebajikan dan kebenaran karena ketaatan kepada-Mu
Yang dengan kodrat-Mu terdinding dari perbuatan dosa
Yang meninggalkan segala pembangkangan terhadap-MU
dan yang berdiam dalam lindungan-MU

Ya Allah...
Berilah kami semuanya itu dengan taufik dan rahmat-MU
dan lindungilah kami dari siksa api neraka
Berilah kaum muslimin dan muslimat, mukminin dan mukminat seperti yang kuminta dari MU
bagi diriku dan anak-anakku di dunia kini dan akherat nanti
Sesungguhnya Engkau Maha Dekat lagi Maha Memenuhi permohonan
Maha Mendengar lagi Maha Pemberi maghfirah
Maha Penyantun lagi Maha Penyayang...
dan limpahkanlah pada kami kebaikan dunia dan kebaikan akhirat dan peliharalah kami dari siksa api neraka...


Note : Sayangi, hargai dan bimbing mereka dengan cinta kasih dan selalu dalam jalan Ridho dan hidayah Illahi, karena anak2 adalah Amanah dariNYA

Source : Me n inspired by Kata-kata Hikmah