Tampilkan postingan dengan label Do'a. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Do'a. Tampilkan semua postingan

April 17, 2010

DOA AGUNG TENTANG ANAK-ANAK KITA




Anakmu bukanlah anak anakmu, mereka adalah anak-anak kehidupan,

meskia ia terlahir lewat engkau tetapi bukan dari engkau...
Engkau sanggup memberikan rumah-rumah bagi tubuhnya tetapi tidak bagi JIWAnya,
karena jiwanya akan tinggal dihari esok yang tak kan dapat engkau kunjungi meskipun lewat mimpi...
Engkau adalah busur bagi anak panah yang merenggangkan dawai melesatkan anak panah itu menuju Tuhanmu...

Syair tersebut ditulis oleh maestro pujangga yang mungkin sudah tidak asing bagi sahabat semuai dan ia terinspirasi dari beberapa naasehat agung Rasulullah shalallaahu 'alahi wa sallam :

"SAYANGILAH anak-anak kalian, KASIHANILAH kelemahannya, TEPAITILAH JANJI yang kalian berikan kepadanya, sebab mereka beranggapan bahwa rezeqi mereka ada ditangan kalian"

"Tatakala kalian memandang wajah anak-anakmu dan engkau merasa SENANG, maka engkau akan mendapatkan pahala sebagaimana pala orang yang mebebaskan budak"

" Barangsiapa MENCIUM anaknya, Allah akan menulis satu kebaikan dalam buku catatan amalnya, dan barangsiapa tak menyayangi ia tak akan disayangi"

" Seringlah MENCIUM anak kalian, sebab dengan satu ciuman, kalaian akan menaiki satu peringkat di surga, sepengetahuanku orang yang tak pernah mencium anak-anaknya adalah penghuni neraka"

" Kasih sayang kepada anak merupakan kasih sayang kepada ayah dan ibu dan Allah menganugerahkan rahmat-Nya kepada seorang hamba yang amat menyukai anak-anaknya."


Ketika Rasulullah SAW mendengar istri seorang sahabat melahirkan dan mendapati dalam kondisi cacat, Rasulullah bersabda " Sesungguhnya anakmu akan menjadi wewangian di surga"

Amirul mukminin Ali bin Abi Thalib ra berkata : "Muliakanlah keluargamu karena mereka sayapmu untuk menerbangkanmu, tempat asal untuk kepulanganmu dan tanganmu untuk mencapai keinginanmu."

Amirul mukminin Ali bin Abi Thalib berkata : "Ahsinu fi aqibi ghairukum, tuhfazhu fi aqibikum, Berbuat baiklah kamu pada anak-anak orang lain, niscaya Tuhan melindungi anak-anak kamu."

Amirul mukminin Ali Bin Abi Thalib SERING terlihat MENCIUM putra-putrinya, hingga salah seorang putri kecilnya yang usai dicium bertanya kepada beliau,
"Ayah, engkau mencintaiku ?"
lalu Ali bin Abi Thalib menjawab " "Ya",
dan sang putri bertanya kembali " Ayah, aku mengira bahwa tidak ada yang Engkau cintai selain Allah",
Imam Ali kemudian menunduk dipeluknya sang putri dan di cium kembali kening putrinya sambil berkata
"Wahai putriku, kecintaan (mahabbahj) adalah khusus bagi Allah, sementara kasih sayang (syafaqah) adalah berhubungan dengan anak-anak"

Imam Ja'far ash Shiddiq (cucu Rasulullah) berkata : Kakeku Rasulullah SAW pernah bersabda :" Allah akan mencurahkan rahmat-Nya kepada seorang ayah yang membantu anaknya agar berprilaku baik kepadanya," Seseorang bertanya kepada beliau SAW, Bagaimana cara membantunya ?" Rasulullah menjawab, "Membantu pekerjaan yang dilaksanakanya sesuai dengan kemampuanya, tidak membebani sang anak dengan pekerjaan yang melebihi kemampuanya, tidak menindasnya, dan tidak bersikap buruk padanya "

Imama Ali Zaenal Abidin (cucu Rasulullah SAW) di larutnya malam sering bermunajat kepada Allah untuk mendo'akan putra-putranya, dan berikut adalah munajat beliau yang di dokumentasikan dalam kitab shahifah as sajaddiyah :

Ya Allah ...
karuniailah aku nikmat-Mu yang sebesar-besarnya dengan menyelamatkan anak-anakku,
menjadikan mereka orang-orang yang baik dan membuatku bahagia dengan kehadiran mereka...

Ya Allah ...
Panjangkanlah usia mereka
dan tambahkanlah batas ajal mereka,
peliharalah yang masih kecil diantara mereka,
berilah kekuatan pada yang lemah
dan kesehatan pada tubuh-tubuh mereka, agama mereka serta akhlak mereka
Hindarkanlah mereka dari segala penyakit dalam
jiwa dan anggota tubuh mereka serta dalam segala urusan mereka yang memerlukan perhatianku.
Lancarkanlah rizki mereka melalui tanganku...
dan jadikanlah mereka putra-putra yang selalu berbakti, bertakwa, sehat penglihatan dan pendengaranya, taat kepada-Mu, cinta dan ikhlas kepada wali-wali-Mu...
menentang dan membenci musuh-musush-Mu

Ya Allah...
kuatkanlah dengan mereka lenganku
sempurnakanlah kekuranganku
perkuatlah kedudukanku
perindahlah sebutanku dengan mereka...
jadikanlah mereka penggantiku di saat kepergianku
dan pembantuku dalam memenuhi kebutuhanku...
dan jadikanlah mereka itu selalu mencintaiku, menyantuniku, dekat denganku,
tetap berada dijalan lurus dan selalu taat kepadaku...

Dan janganlah Kau jadikan mereka pembangkang dan pendurhaka,
penentang dan penyeleweng
dan berilah aku pertolongan-Mu dalam memperhatikan mendidik
dan berbuat baik kepada mereka
dan anugerahilah aku selain mereka putra-putra lainya
lalu jadikanlah itu sebagai tambahan kebaikan bagiku
dan pendukung segala sesuatu yang telah kumohonkan dari-Mu

Dan lindungilah aku dan keturunanku dari godaan setan terkutuk,
sebab Engkau sesungguhnya telah menciptakan kami
dan menggariskan perintah dan larangan atas kami,
mengiming-iming kami dengan pahala bagi pelaksana perintah-Mu
dan mengancamkan kepada kami hukuman atas pelanggaran larangan-Mu

Dan telah kau jadikan bagi kami musuh (setan) yang selalu memperdaya kami
Kau beri dia kekuasaan atas kami dan tidak Kau beri kami atas kekuatan atasnya,
Kau biarkan ia mendiami jiwa kami dan
Kau alirkan ia dalam saluran-saluran darah kami.
tiada pernah ia lalai bila kami lalai, tiada pernah ia lupa bila kami lupa,
selalu menghasut kami agar merasa "aman" dari hukuman-MU,
dan menjadikan kami takut kepada sesuatu selain Engkau...
Bila kami meniatkan perbuatan keji
ia perkuat keberanian kami untuk melakukanya
tapi bila kami meniatkan suatu amal kebajikan
ia berusaha memperlemah tekad kami untuk mengerjakanya
ia selalu datang menawarkan segala pembangkit hawa nafsu
dan memasukkan kami dalam perangkap syubuhat.
Setiap kali menjanjikan sesuatu
ia pasti membohongi
setiap kali mengimingi sesuatu
ia pasti tak memenuhi
dan bila TAK Kau HINDARKAN tipu dayanya bagi kami, pasti ia kan menyesatkan kami
bila tak Kau cegah godaanya terhadap kami
pasti ia kan menggelincirkan kami


Ya Allah.....
patahkanlah kekuasaanya atas kami dengan kekuasaan-MU
sehingga KAU penjarakan dan KAU jauhkan ia dari kami
dengan banyaknya do'a-do'a yang kami tujukan pada-Mu,
agar dengan penjagaan-MU itu kami terbebas dari tipu dayanya

Ya Allah.....
penuhilah semua permohonanku,
mudahkanlah pelaksanaan segala keperluanku
jangan Kau tolak memenuhinya, sedangkan Engkau telah memberiku jaminan untuk itu,
dan jangan KAU tutup pintu-MU bagi doaku, sedangkan Engkau telah memerintahkanku mengetuknya...

Dan anugerahkanlah bagiku segala sesuatu yang mendatangkan kebaikan dunia dan akhiratku,
baik yang kuingat ataupun yang kulupa, yang kulahirkan ataupun yang kusembunyikan,
yang kuumumkan atau yang kurahasiakan

Dan dengan segalanya itu,
jadikanlah aku termasuk di antara orang-orang yang berbuat kebaikan karena permohonan yang kuajukan pada-Mu,
dan juga yang beroleh keberhasilan dengan memintanya dari-Mu
yang mendapatkan karunia dariMu karena bertawakal kepada-Mu
Yang terlindungi karena melindungkan diri dibawah naungan-Mu
Jadikanlah aku orang yang beroleh laba yang besar karena "berdagang" dengan-Mu,
Yang terjaga oleh keperkasaan-MU,
Yang dilimpahi rezekinya yang halal dari karunia-MU yang luas dengan kedermawanan dan kemurahan-MU.
Juga yang terpelihara kehormatan dirinya karena menghambakannya pada-MU.
Yang diselamatkan dari akibat kezaliman dengan keadilan-MU
Yang dijauhkan dari segala bala' dengan rahmat-MU
Yang dihindarkan dari kemiskinan dengan kekayaan-MU
Yang terpelihara dari dosa dan kesalahan karena bertakwa pada-MU
yang beroleh taufiq ke arah kebajikan dan kebenaran karena ketaatan kepada-Mu
Yang dengan kodrat-Mu terdinding dari perbuatan dosa
Yang meninggalkan segala pembangkangan terhadap-MU
dan yang berdiam dalam lindungan-MU

Ya Allah...
Berilah kami semuanya itu dengan taufik dan rahmat-MU
dan lindungilah kami dari siksa api neraka
Berilah kaum muslimin dan muslimat, mukminin dan mukminat seperti yang kuminta dari MU
bagi diriku dan anak-anakku di dunia kini dan akherat nanti
Sesungguhnya Engkau Maha Dekat lagi Maha Memenuhi permohonan
Maha Mendengar lagi Maha Pemberi maghfirah
Maha Penyantun lagi Maha Penyayang...
dan limpahkanlah pada kami kebaikan dunia dan kebaikan akhirat dan peliharalah kami dari siksa api neraka...


Note : Sayangi, hargai dan bimbing mereka dengan cinta kasih dan selalu dalam jalan Ridho dan hidayah Illahi, karena anak2 adalah Amanah dariNYA

Source : Me n inspired by Kata-kata Hikmah

Mei 27, 2009

KEKUATAN DO'A

Dan Tuhanmu berfirman: "Berdo'alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". (QS. Al-Mu'min : 60)



Masalah adalah bagian tak terpisahkan dari hidup. Biasanya kita akan berkeluh kesah dan berputus asa ketika terperangkap dalam masalah. Tak jarang, ketatnya himpitan masalah kehidupan yang begitu keras membuat kita gelap mata, misalnya dengan mengakhiri hidup atau melakukan tindakan kriminal. (Naudzu billah min dzalik.....!!), tetapi seringkali kita melupakan bahwa Alloh SWT selalu "membuka" telinga untuk mendengar semua keluh-kesah hambanya. Ya, itulah kita seringkali melupakan do’a.

Yakinlah akan kekuatan do’a, karena do’a adalah senjata yang dapat menguatkan kita kala mengahadapi segala cobaan hidup dan jika kita sadari bahwa kekuatan hidup itu adalah Ibadah, senjatanya adalah Do’a, bentengnya adalah Iman & Ikhlas serta keindahannya adalah Silaturrahim.

Do’a menjadi salah satu cara menenangkan hati dan pikiran, itulah manusia, yang seharus mengakui dengan segala kerendahan hati akan kelemahannya sebagai mahluk, maka senantiasalah mendekatkan diri pada Yang Maha Kuat, Alloh SWT.

Manusia yang selalu berharap dan berdo’a tentu saja sangat disukai oleh Alloh, karena Dia Maha Kaya. Kekayaan Alloh tidak terhingga, meliputi segenap alam semesta. Bahkan Alloh bisa saja membuat alam semesta dalam jumlah yang tak terhingga. Betapa kecilnya manusia, manusia yang paling kaya sekalipun, jumlah kekayaannya tak seberapa. Begitu pula manusia yang paling pintar sekalipun, kepintarannya tak seberapa. Manusia yang paling kuat juga, kekuatannya tak seberapa. Sebab manusia adalah mahluk, yang fana, bisa melemah, menyusut bahkan mati. Dengan demikian, do’a dan harapan yang paling tepat, bukan menjadi manusia yang paling kaya, bukan menjadi manusia yang paling pintar dan bukan menjadi manusia yang paling kuat, tetapi menjadi manusia yang paling dekat…, paling dekat dengan Alloh, Tuhan yang Maha Kaya, Tuhan yang Maha Pintar dan Tuhan yang Maha Kuat.
Setiap manusia pasti memiliki harapan dan keinginan yang begitu banyak, dimana makin jelas harapan itu seolah akan makin mudah mencapainya, oleh karena itu jangan putus dan lelah berdo’a, karena do’a artinya permintaan, do’a artinya pengharapan dan do’a artinya penguatan keinginan.

Namun do’a tidak dengan seketika dapat dikabulkan, sebagaimana kesuksesan ataupun keberhasilan seseorang harus ada upaya dan kerja keras, begitupun dengan do’a. Tingkat pencapaian do’a sangat tergantung pada kebaikan Yang Maha Pemberi, yaitu Alloh SWT, selain itu tergantung pada upaya kita sebagai hambanya, karena bagaimanapun Alloh tidak akan mengubah nasib hambanya jika hamba tersebut tidak ada upaya untuk mengubah nasibnya sendiri. Untuk itu, ada amalan tersendiri yang mendukung agar terkabulnya do’a, antara lain yang saya sarikan dari beberapa buku2 islami, yaitu :

1. Do'a akan dikabulkan, jika tidak tergesa-gesa, yang dimaksud dengan tergesa-gesa disini, bukanlah membaca do'a dengan cepat-cepat, tetapi sikap mengeluh karena merasa do'anya tidak dikabul, atau mendesak Alloh agar do'anya segera dikabulkan, Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah saw bersabda : Do 'a salah seorang di antara kalian akan diijabah selama tidak terburu-buru. Dia berkata aku sudah berdo 'a, tapi tidak diijab juga. (HR.Al-Bukhari)

2. Optimis do'a tersebut akan dikabul, Rasulullah Saw bersabda, Berdo 'alah kamu kepada Alloh dengan keyakinan akan diijabah. Ketahulah bahwa Alloh tidak akan mengijabah do'a dari hati yang lalai. (HR.At- Tirmidzi)

jika kita mengannggap bahwa do'a kita tidak mungkin dikabulkan oleh Alloh, karena merasa banyak dosa misalnya, maka pasti do'anya tersebut tidak akan dikabul. Dalam hadits berikut ini disebutkan:

Dari Abi Hurairah ra berkata, bersabda Rasulullah saw bahwa Alloh Azza wa Jalla berfirman : Aku tergantung sangkaan hamba, dan Aku bersamanya ketika ia berdzikir kepada-Ku. Jika ia mengingat Aku, maka Aku mengingatnya dalam Dzat-Ku. Jika mengingat-Ku dalam sekumpulan, maka Aku mengingatnya dalam kumpulan itu. Mere. lebih baik dari mereka. Jika ia mendekat kepada-Ku satu jengkal, aku mendekat kepadannya satu hasta. Jika ia mendekat kepada-Ku satu hasta, Aku mendekat kepadanya satu depa. Jika, ia mendatangi Aku dengan jalan kaki, Aku datangi dia dengan berlari. (HR. Muslim)

Semakin kita mendekatkan diri kepada Alloh, maka Alloh akan lebih dekat kepada kita. Kedua hadits di atas, mengingatkan kita untuk selalu optimis bahwa suatu waktu do'a kita pasti akan dikabul oleh Alloh.

3. Rendah hati, semangat untuk dikabul, tidak dengan suara keras-keras

Berdo 'alah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Alloh tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Alloh) memperbaikinya dan berdo 'alah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Alloh amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. (QS.AI-A 'raj: 55-56)

Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai. (QS.AI-A 'raj: 205)

Dari Abi Musa ra berkata: Aku bersama Nabi saw dalam sebuah peperangan, Tidaklah kami mendaki sebuah bukit, dan tidak menaiki sebuah bukit, dan tidak menuruni lembah kecuali kami mengeraskan suara dengan takbir. Rasulullah saw lantas mendekati kami dan bersabda : Hai manusia peliharalah diri kamu, sesungguhnya kamu tidaklah berdo'a kepada yang tuli dan yang ghaib, tiada lain kamu berdo'a kepada Yang Maha Mendengar dan Maha Melihat. Lantas beliau bersabda : Hai Abdullah bin Qais maukah aku ajarkan kepada kamu sebuah kalimat, dimana kalimat itu termasuk simpanan surga, Laa haula wa la quwwata illa billahi. (HR. AI-Bukhari)

Dari Ibnu Abbas ra memberitaukan bahwa mengeraskan suara dzikir ketika manusia selesai dari shalat wajib pernah dilakukan di zaman Nabi saw. Dan Ibnu Abbas berkata:

Sesungguhnya aku mengetahui ketika mereka selesai dari itu, dan aku mendengarnya. (HR.Al-Bukhari)

4. Beramal shaleh

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawabla, bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo 'a apab. ia memohonkepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku d hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenart. (QS.Al-Baqarah : 186)

5. Berbakti kepada orang tua

6. Tidak makan minum yang haram

Dari Ibnu Abbas ra berkata: Aku membaca ayat ini. Kemudian Nabi saw bersabda : manusia makanlah oleh kalian dari apa-apa yang ada di bumi ini yang halal dan ba Kemudian Sa 'ad bin Abi Waqash berkata : Ya RasulAlloh do 'akanlah hamba agar menjadi, orang yang do 'anya dikabul. Nabi saw menjawab : Hai Sa 'ad apiklah kamu dalam makan, kamu akan menjadi menusia yang do 'anya dikabul. Demi diri Muhammad yang a pada kekuasan-Nya, sesungguhnya seseorang yang memasukkan sesuap makanan ya haram ke dalam mulutnya, maka tidak akan dikabul darinya selama 40 hari. Dan bara siapa yang tubuhnya tumbuh dari menipu dan riba, maka neraka yang paling pan! baginya. (HR.Ath-Thabrani- AI-Mu 'jamul Ausat VI:311)


Source : by Me n artikel warna-warni Islam

Note :
"Ya, Alloh, jadikanlah hambaMu ini termasuk manusia yang paling dekat dengan Engkau dan tidak lelah berdo'a". Amiin Allohma Amiin........